PhD work pt 1

Keuntungan masuk KAUST memang banyak, mulai dari sisi materi di mana kita dapat stipend yang gede, housing gratis, dibiayain pulang. Buat yang muslim pun ada keuntungan tambahan dari sisi ibadah seperti bisa umroh dengan mudah dan bisa haji tanpa harus antri sebelumnya. Meskipun begitu, tetap saja tujuan utama kuliah di KAUST ini adalah untuk belajar dan melakukan riset. Meskipun kentungan lainnya banyak, tetap saja keuntungan utama yang harus diperhatikan adalah sarana riset kelas dunia dan dana riset yang melimpah ruah. Sebagai perbandingan, seorang mahasiswa ITB yang mau menggunakan SEM bisa mengantri di nomor urut 300, sementara di KAUST ada 7 SEM (kalau nggak salah), sehingga bisa dibilang kalau gw lagi senggang dan in the mood for SEM, gw tinggal booking dan turun ke bawah untuk menggunakannya.

Entah mengapa kalau gw perhatikan yang minat ke KAUST justru pengen keuntungan lainnya, baru mikirin keuntungan dari sisi risetnya. Ya mungkin nggak salah juga sih berhubung KAUST masih tergolong muda (baru 6 tahun) jadi dari sisi pamor tentu masih belum seterkenal univ-univ top 10 dunia. Tapi percayalah, dari sisi fasilitas riset kita sudah bisa dibilang sebanding dengan univ-univ tersebut.

Yang ngeselin adalah kadang ada aja orang yang nanya anehnya kelewatan. Misalnya baru-baru ini ada mahasiswa sastra arab yang nanya apa dia bisa lanjut S2 di KAUST karena dia merasa salah jurusan dan kayaknya lebih seneng kalo meneliti di lab. Errr lo kira kuliah sastra sama engineering itu sama? Terus kalo lo kuliah sastra kenapa lo bisa dapet gambaran kalo kerja di lab lebih seneng? Jangan-jangan lo kira kerjaan di lab tuh cuman nyampur sugar,spice, and everything nice terus jadi powerpuff girls gitu? Apa jangan-jangan dikira semacam mythbusters gitu kali yah. Pengen kayang rasanya.

Supaya KAUST bisa lebih menarik kandidat yang beneran tertarik bidang riset di science and technology dan bukannya kandidat random ntahpapa, gw akan mencoba sharing apa aja yang gw kerjain di sini. Dan supaya rekan-rekan gw di KAUSTINA nggak heran kenapa gw weekend ada di lab atau kenapa gw punya sleeping bag di lab.

Photonics Lab

 

Lab gw tersayang, because home is where the lab is :p. Info selengkapnya bisa dilihat di photonics.kaust.edu.sa, tapi di sini akan gw jelaskan singkat tentang apa yang gw kerjain. Secara garis besar, yang kita kerjain adalah

  1. Semiconductor growth. Di sini kita menumbuhakan semikonduktor nitride menggunakan molecular beam epitaxy (MBE) dan di masa depan akan ditambah dengan metal organic chemical vapor phase deposition (MOCVD). Ini adalah bahan dasar untuk device optoelektronik. Saat ini yang ditarget adalah material dengan wavelength di ultraviolet dan visible.
  2. Device fabrication. Seperti namanya, ini adalah bagian fabrikasi device, di mana kita menggunakan material entah yang kita tumbuhkan sendiri di nomer 1, dapat dari kolaborator, atau beli material komersial dari perusahaan di luar sana untuk kemudian dijadikan device. Device bisa berupa photodetector, laser, LED. Selain active device, kita juga melakukan fabrikasi passive optical component seperti misalnya grating.
  3. Optical communications. Saat ini yang sedang kita kerjakan adalah visible light communication di mana ke depannya tidak menutup kemungkinan bohlam yang digunakan untuk menerangi ruangan bisa digunakan juga untuk mengirim data ke gadget kita, mirip seperti wifi. Selain itu kita juga melakukan riset underwater communications untuk transmisi data kecepatan tinggi menggunakan laser, yang cukup penting mengingat di dalam laut gelombang elektromagnetik diredam.

Untuk gw sendiri, gw ada di nomor 1 dan 2, di mana gw menumbuhkan material nanowire gw sendiri dengan menggunakan MBE, dan kemudian melakukan fabrikasi device. FYI untuk nomer 1, dibutuhkan ketabahan, ketegaran hati, dan kemampuan menahan air mata (atau biasanya kalo gak ada orang gw kerja sambil nyanyi lagu f*ck you nya Lily Allen) mengingat MBE adalah mesin keparat yang sulit untuk digunakan dan dimaintain. Nomer 2 adalah bagian favorit gw, karena di sini kreatifitas bermain, dan banyak hal lucu yang bisa dilakukan kalau kalian menemukan metode-metode menarik dari paper-paper di luar sana. Curhatan akan dilakukan di postingan berikutnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s