Menikmati proses

Ini sesuatu yang baru gw sadari. Biasanya kalau kita sedang mau tidur, kita cukup niat mau tidur, dan kemudian kita berbaring di kasur. Setelah it biasanya apa yang kita pikirkan? Macam-macam hal, tapi jarang kita memikirkan tentang ingin tidur itu sendiri. Dan sepengalaman gw selama ini, apabila sebelum tidur kita terus-terusan memikirkan bahwa kita harus tidur (misalnya besok ujian dan sekarang sudah malam), kita justru akan tersiksa dalam proses mau tidur, dan malah ga bisa jatuh tertidur dengan mulus. Lain halnya apabila kita cukup niatkan mau tidur, kemudian kita menikmati proses tidur-tiduran, dan kemudian jatuh tertidur.

Yang gw rasakan dalam belajar juga sama. Kebetulan minggu depan di KAIST adalah minggu midterm, yang berarti gw harus belajar mati-matian untuk bisa menguasai materi yang banyak dan gak bisa dibilang mudah juga. Di sinilah ada sesuatu yang bisa ditarik. Apabila selama belajar kita terus-terusan memikirkan bahwa kita harus menguasai katakanlah subjek a-z dari kuliah, maka kita akan terus terdistraksi dan gak fokus pada saat belajar. Kita akan dicekik oleh stres karena pikiran jadi kemana-mana, dan gak jarang dirundung ketakutan akan gagal pada saat ujian.

Beda dengan apa yang gw kerjakan saat ini. Belajar dari proses belajar yang udah menyiksa gw beberapa hari kemarin, hari ini gw niatkan untuk menetapkan target proses belajar, dan kemudian belajar saja tanpa berpikir banyak-banyak apakah setelah belajar ini gw akan menguasai materi atau enggak. Pokoknya belajar dan nikmatin aja prosesnya. Yang penting gw enjoy proses belajarnya. Apakah materi 100% masuk apa enggak itu bisa dievaluasi lagi setelah proses belajar hari ini selesai. Dan begitulah. Gw pun membuka buku, menelaah, menurunkan rumus, menyalin persamaan, tanpa banyak peduli, dan dengan SNSD di telinga. Dan sekarang gw gak stres, dan rasanya lebih banyak materi yang masuk jika dibandingkan di saat gw bolak balik memeriksa apakah gw udah siap untuk ujian selama belajar.

Begitulah, nikmati prosesnya. Luruskan niat di awal, kemudian langkahkan kaki. Dan apapun yang terjadi, jangan lupa untuk menikmati proses yang berjalan itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s