Podcast

Kebiasaan dengerin podcast gw bermula dari kebosanan commuting di Jakarta. Keharusan membuang-buang waktu selama dua jam (pulang pergi) setiap hari untuk ke pusat kota dan kembali lagi ke rumah membuat gw menginginkan sesuatu yang bisa membantu gw tetap produktif pada jam-jam tersebut. Dikarenakan membaca buku di bus bisa berujung kepada muntah-muntah akibat mabuk barat, kenapa tidak mendengarkan audio saja?

Mendengarkan musik memang sudah sering gw lakukan, tapi kalau dipikir-pikir lama-lama akhirnya bosan juga, dan tidak seproduktif itu. Di sinilah gw mulai mendengarkan podcast. Podcast bisa dibilang semacam file audio yang merupakan segmen suatu acara radio, dan bisa didownload untuk didengarkan lagi belakangan. Podcast memang bukan barang baru, tapi gw memang baru memutuskan untuk mendengarkannya sekarang. Ditambah, di Android sudah tersedia beberapa aplikasi yang mendukung gw untuk mendengarkan podcast.

Uji coba mendengarkan podcast selama di mentromini yang pertama kali lumayan sukses. Waktu itu gw mendengarkan podcast dari freakonomics – dan sekarang gw tau bahwa amerika mengekspor ceker ayam ke cina karena orang amerika gak suka ceker dan demand ceker di cina hampir gak terbatas – dan gw merasa ini hal yang bermanfaat. Gw terhibur, mendapatkan informasi, dan pada saat yang sama gak terasa commuting pulang sudah hampir selesai.

Sangat dianjurkan untuk mereka yang commuting.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s