Kenapa rasanya..

Mungkin ini cuma berlaku buat saya, tapi rasanya sepanjang hidup saya yang lebih sering terdengar adalah:

  • Jangan melakukan x, nanti dosa. Ketimbang “ayo sana lakukan y, nanti bisa dapat pahala”
  • Misalnya ada yang kena musibah, “Wah itu si x pasti kualat entah dosa apa”. Ketimbang andaikata si fulan sedang dapat rezeki, jarang ada yang bilang “Wah itu si y lagi dapet banyak rezeki, pasti karena dia sering berbuat baik”

Dan entah kenapa kayaknya yang dibahas adalah dosa ini dosa itu, hukumannya, bahwa kita semua menanggung konsekuensi ini dan itu atas dosa ini dan itu. Kesannya jobdescNya adalah memberi hukuman atas keburukan saja, padahal Dia maha adil dan membalas semua sesuai dengan apa yang telah mereka lakukan. Ini cuma pengamatan saya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s