Palembang = makan

Saat ditugaskan untuk ke region, sebenarnya ada dua pilihan yang tersedia buat gw. Yang pertama adalah ke Lampung. Dan yang kedua adalah ke Palembang. Well tentu saja gw dengan sepenuh hati berharap dikirim ke Palembang – yang kemudian terkabul – karena alasan yang simpel: gw ga tau apa-apa soal Bandar Lampung, dan meskipun gw juga ga tau banyak tentang Palembang, gw tau kota ini menghasilkan Pempek. Dan jadilah ini selain menjadi business trip, juga merupakan sebuah culinary trip. Wisata kuliner.

Jadi inilah rekap makanan apa aja yang udah gw coba selama di Palembang. FYI setelah menimbang berat badan tadi, gw langsung bikin komitmen gak akan makan malam lagi.

Yang pertama tentu saja adalah pempek. Kalau ditanya orang asing ini apaan, mungkin gw akan jawab gini aja: fish cake. Sama kayak di tempat lain, pempek di sini ada macam-macam, dan kebetulan yang ada di foto atas adalah kapal selam! Oh tapi ada yang sebelomnya belom pernah gw coba, yaitu pempek panggang.

Oh and here’s some more pictures of pempek. FYI it’s more common to see people selling pempek in Palembang than tukang gorengan, which is a common sight in Jakarta and Bandung.

Makanan berikutnya adalah mie celor! This one’s a personal favorite. Mie celor adalah mie – yang sebenernya ketebalannya lebih mengarah ke spaghetti – dengan kuah santan, yang kemudian diberi potongan-potongan ayam, daun bawang, dan tauge (menurut lo gw pake tauge apa enggak?). Mie celor yang gw makan adalah mie celor yang udah lumayan terkenal, yaitu mie celor 26 ilir. Dan harus gw akui, rasanya beda dengan mie celor lainnya. Must try!

Oke, makanan berikutnya adalah model dan tekwan. Hmm kenapa gw gabung? Karena sebenernya inti dari keduanya (gw rasa) mirip. Sup pempek :p. Ini juga enak, tapi sialnya gw lupa minta mereka ngebuang timunnya dari kuahnya. Oh I hate veggies

Yang ini Model

Dan yang ini tekwan!

Kemudian makanan yang juga terkenal dari Palembang adalah pindang! Di sini gw udah sempet nyobain pindang patin dan pindang tulang (iga). Dan yap, kuahnya bener-bener seger!

Selain itu, makanan yang juga jadi favorit adalah martabak India. Ini adalah martabak dengan telor di dalamnya – beda dengan martabak telor – yang disiram dengan kuah kari. Di dalam kuah karinya ada (kayaknya) kentang, dan sialnya makanan ini justru merangsang nafsu makan. Bisa dipastikan abis makan ini bakalan makan lagi, atau paling enggak kepengen makan lagi.

Martabak yang gw makan di atas adalah martabak Har😀. FYI, martabak india ini bisa dibeli di tempat-tempat lain meskipun tentu saja rasanya masih kalah dengan martabak Har. Oh tapi deket kantor gw ada yang kira-kira KW2 lah, dan gw sama Dimas sering makan di situ. Mayan lah dengan harga cuma setengahnya, worth it I guess.

Setelah makan yang berat-berat, ada juga dessert. Yang gw makan adalah es kacang merah Asuk. Well gw ga tau sih es kacang merah emang khas apa bukan soalnya kalo gw makan di restoran manado juga bisa pesen. Tapi yang ini enak! :9

Segitu saja perkenalan tentang makanan di sini dari gw. Hati-hati jangan kebanyakan makan pempek. Kenapa? bisa bosen!😐

2 thoughts on “Palembang = makan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s