Back to Bandung, Pasca Lebaran 2010.

Hari Senin merupakan hari yang paling ditakuti oleh para mahasiswa ITB: hari di mana mahasiswa harus kembali ngampus demi menimba ilmu agar di kemudian hari mengabdi kepada bangsa dan negara #yoipedulibangsa. Eh, gw sendiri baru balik besok dengan diantar kedua orangtua gw, berhubung gw juga harus bawa beberapa barang buat kosan baru yang ga bisa gw bawa pake travel seperti jemuran anduk dan rak sepatu dan juga tempat baju kotor.

Jadi, gimana perasaan akan balik ke Bandung? Di satu sisi tentunya agak malas karena harus meninggalkan segala kenyamanan yang ada di rumah. Hmm, tapi di sisi lain tentunya ada yang menyenangkan, misalnya gw jadi kekurangan makanan sehingga kemungkinan menjadi kurus semakin membesar, dan mayoritas temen-temen gw sesama penjahat juga ada di Bandung.

All in all, gw sih ga merasa terlalu gimana harus balik ke Bandung. Mungkin karena jarak Jakarta Bandung yang memang hanya 130 km lewat tol Cipularang yang bisa ditempuh hanya dalam 2 jam, sehingga gw merasa bisa balik kapan saja. Mungkin berbeda dengan teman-teman gw punya rumah di tempat yang jauh di ujung lain pulau jawa, atau bahkan di pulau yang berbeda. Ah, mungkin nanti akan kerasa dengan sendirinya kalau insya Allah gw dapet kesempatan hidup di luar.

So, goodbye traffic jam. Welcome neverending rain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s