ITBPC, 100 ribu melayang

Apa itu ITBPC? ITBPC merupakan singkatan dari ITB Programming Competition. Sebuah lomba programming yang diadakan oleh jurusan seberang elektro, alias Informatika. Di kontes ini peserta disiksa diharuskan menyelesaikan beberapa permasalahan dengan menggunakan algoritma yang ditulis dalam bahasa C, C+++, maupun pascal.

Kenapa gw bisa ikutan lomba kayak gini? Yah, bermula dari ajakan Hilman untuk ikutan, gw dan Imam pun akhirnya menyetujuija untuk ikutan lomba. Toh nothing to lose ini (meskipun ada biaya pendaftaran 100 ribu). Dengan asumsi bahwa pengetahuan dasar yang kami miliki tentang C dan kemampuan berpikir logis standar mencukupi, kami bertiga pun menerjang lomba ini.

Soal perkenalan yang diberikan di situs cukup gampang, sehingga semangat kami bertiga pun menggebu-gebu. Pada hari H perlombaan, tim kami membentuk koalisi dengan tim Iwan, Maru, dan Johan di bengkel labtek VIII lantai 3 untuk bekerja sama mengerjakan lomba. FYI lomba ini dikerjakan secara online dan bisa dilakukan dari mana saja asal ada koneksi internet, jadi konsultasi dengan mbah google dan persekongkolan antar kelompok bukanlah hal yang aneh.

Ehem, jadilah pada pukul 10.00 soal sudah bisa dilihat dan kami berenam bisa mulai mengerjakan soal. Daaaannnn… Kami bengong. Setelah melihat salah satu soal tidak bisa dikerjakan, gw langsung nyari soal lain yang bisa dikerjain. Dan tetep aja bengong. Sungguh, dari keenam soal ga ada yang bisa gw kerjain -___-. Kelihatannya selain otak yang encer, memang dibutuhkan pengetahuan yang mendalam tentang strategi algoritma untuk bisa mengerjakan soal-soal ini. Bila anak2 IF tiap hari diekspos kepada permasalahan-permasalahan seperti ini, wajar aja mereka jadi gila koding.

Terus, apa yang gw lakukan? Setelah mencoba nulis-nulis kode dan cari-cari jawaban di google, nyoba bantu Hilman dan Imam sedikit.. gw pun tidur di sofa. Sekian lomba programming contest ini. Dan uang seratus ribu rupiah kami pun melayang -_-. Hal yang unik adalah karena kami sama sekali gak ngirim jawaban sampai akhir lomba, kami gak kena penalti mengirim jawaban salah dan masuk 20 besar meskipun dengan skor 0 :p.

Seusai lomba, ternyata gw udah difollow oleh account TOKI IX yang menanyakan kepada kami via twitter tentang lomba barusan. Jawaban dari Hilman, kordas telematika dan pemenang olimpiade matematika waktu SMA simpel saja: “Berak di celana”.

4 thoughts on “ITBPC, 100 ribu melayang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s