Gue Nyasar di Mall! Augmented Reality, Tolong Gue!

Sekali-sekali postingan yang berisi ide lah, biar orang-orang tetep inget bahwa yang nulis blog ini adalah seorang engineer😀. Ide bermula dari sebuah aplikasi bawaan dari HP android gue, yaitu sebuah augmented reality browser bernama Layar. Yap, namanya Layar, tapi kelihatannya bukan bikinan Indonesia yah. More after the break

Oh ya sekedar perkenalan buat yang belom tau apa itu augmented reality, augmented reality adalah teknologi di mana kita melihat alam di sekeliling kita, namun ditambahkan dengan gambar yang dihasilkan oleh komputer. Jadi, misalnya gue sedang melihat sebuah objek berupa buku. Nah, misalnya gue mau menggunakan augmented reality, apabila buku itu gue lihat melalui kamera ponsel gue, maka bisa saja akan ditambahkan gambar-gambar berupa informasi buku itu, sinopsis, link ke website, dll. Buat yang udah pernah nonton anime Eden of the East, pasti udah kebayang seperti apa teknologi augmented reality apabila digunakan dengan tepat, keren banget!😀

Contohnya bisa dipakai kayak gini

Nah, software Layar ini digunakan untuk melihat tempat-tempat yang ada di sekitar kita dengan cara melihat lokasi kita di suatu daerah – bisa dengan menggunakan jaringan GSM kita atau GPS kalau mau lebih akurat – dan kemudian dengan berbekal kamera dan kompas internal dari ponsel, menunjukkan tempat-tempat yang ada dalam databasenya di layar ponsel kita. Apa yang kita lihat dengan mata telanjang hanya seperti sebuah daerah biasa, bisa jadi menyimpan berbagai informasi menarik yang dapat ditampilkan apabila menggunakan gabungan software layar ini. Bahkan mungkin lo bisa menemukan tempat-tempat yang tadinya lo gak tahu ada, tapi setelah menggunakan software Layar ini lo jadi tahu kalau tempat itu ada! Mungkin tidak tersedia di Blackberry karena Blackberry buat orang awam fitur augmented reality lebih didukung oleh iPhone dan HP android. Contoh pemakaian Layar bisa dilihat di bawah.

Tersedia buat iPhone dan Android. Eat that, Blackberry users!

Ehh, gue ga ada dendam apa-apa kok sama pengguna blackberry. Mungkin hanya teringat waktu jadi asisten PTI dan ngeliat suatu fakultas yang semua anaknya pake BB dan ditaro di atas meja. Sungguh gak akan lupa bagaimana terjadi kejadian berikut:

Gue lagi ngawas, dan tiba-tiba ada hape yang jatoh

A: Yah BB gue jatoh

B: Eh BB lo sama kayak punya gw

A: Eh iya sama kita, ihiks ihiks ihiks

hura hura hura hup hup hup

Well eniwei, gue punya ide. Kenapa gak dibuat sistem yang bisa digunakan di dalam mall? Sebagai salah seorang tukang ilang bin nyasar, gue sangat membutuhkan aplikasi ini terutama apabila gue masuk ke dalam sebuah mall yang gue jarang dateng. Inget banget gue nyari money changer di Plangi bagian bawah ampe muter-muter bingung ini di mana…

Ini juga mengingat keterbatasan GPS, di mana HP harus ada di ruang terbuka, sehingga dibutuhkan sistem baru untuk menentukan posisi pengguna di dalam bangunan. Yang berarti bahwa di dalam mall tentunya dibutuhkan peralatan tambahan untuk penentuan posisi. Selain itu, tiap mall harus menyediakan peta bangunannya sendiri karena kayaknya agak gak mungkin google mau survey setiap mall yang ada di dunia buat dimasukin ke Gmap =_=.

Apakah aplikasi ini akan sukses dan terpakai? Yahh, seminimal-minimalnya orang-orang bakal iseng nyalain hape dan mencoba fitur ini, berhubung sepengalaman gue semua orang yang baru pertama kali bersentuhan dengan teknologi Augmented Reality pasti langsung kayak ‘Kyaaaa, cool banget ghetto locchhhhhhhh’ (mungkin pengguna BB cuma bisa gigit jari). Apa, gue? Sori aja di kampus udah ada tuh research augmented reality jadi gue sekarang bisa sok cool liat orang-orang misalnya baru nyoba AR terus pada heboh sendiri.

Ehm, kembali ke topik, dan tentunya mungkin ini bisa menguntungkan pengelola mall dan toko-toko di mall tersebut. Pengelola mall bisa menyediakan layanan penunjuk arah yang lebih handal dari sekedar papan pengumuman dan bisa menarik biaya dari toko-toko yang ada apabila mereka ingin tokonya dimasukkan ke dalam layanan AR tersebut. Sementara, toko-toko bisa lebih mudah ditemukan dengan menggunakan AR, dan mereka juga bisa mengiklankan promo apapun yang sedang ada di toko mereka secara lebih mangkus dan sangkil (gue juga ga tau ini bahasa apaan sebenernya) dengan menampilkannya langsung di layar ponsel calon pelanggan. Haaaa, mungkin gue harus cepet-cepet mempatenkan ide ini😛

Moral of the story: belilah Android

Pssst, mungkin ada yang mau coba iseng-iseng bikin buat di dalem ITB dulu?🙂

-ditulis saat sedang kekeh ga mau beli BB dan tetap bertahan dengan si robot hijau

4 thoughts on “Gue Nyasar di Mall! Augmented Reality, Tolong Gue!

    1. di S2 STEI ada kok gil research soal AR
      Gua gak pernah nanya-nanya soal biaya, tapi mungkin kalo lo pengen tahu lebih banyak bisa tanya ke mereka aja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s