Mesjid, harus bagus?

Mesjid depan rumah saya, kebetulan sedang punya proyek pembuatan menara mesjid. Nah, biasa lah, kalo mesjid punya hajatan ujung-ujungnya minta sumbangan. Dikerahkanlah segenap tenaga pasukan penjaring uang yang kegiatannya adalah berdiri di tengah-tengah jalan dan menyodorkan jaring ke setiap mobil yang lewat, berharap mendapatkan sumbangan.
Sebenernya, saya sendiri kurang suka dengan kegiatan seperti ini. Tidak, pendapat saya bukan pendapat sekedar pendapat subjektif yang hanya berdasarkan perasaan tidak suka pada mesjid depan yang kebetulan suka mengganggu waktu-waktu istirahat saya dengan menyetel speakernya keras-keras (padahal gak butuh juga kan dibikin keras-keras?).  Kira-kira saya berhasil menyimpulkan beberapa alasan yang rasional, tentang mengapa semestinya proyek ini tidak usah ada

  1. Islam jadi terkesan seperti pengemis. Asal ada keperluan, mesjid depan selalu saja mengirimkan korps penjaring uangnya ke jalan-jalan. Tentu saja ini memberikan kesan bahwa Islam identik dengan peminta-minta. Padahal seharusnya untuk kepentingan dakwah ya harusnya diusahakan dengan cara yang baik, jangan terus meminta-minta begini.
  2. Tidak bersih. Yang namanya Islam, sampai dibilang bahwa kebersihan sebagian dari iman. Namun nyatanya mesjid di depan rumah saya ini kurang memperhatikan kebersihan selama dalam pengerjaan proyek ini. Lihat saja, selokan di depan mesjid sampai mampet, dan tumpukan semen dapat dilihat tersebar di halaman mesjid. Ini yang namanya rumah ibadah milik Allah?
  3. Tidak penting. Buat apa bikin menara di mesjid ini coba? Sejak saya tinggal di lingkungan tempat tinggal saya 18 tahun yang lalu, mesjid ini tidak pernah punya menara dan toh tetap bisa berfungsi sebagai mesjid. Pembuatan menara ini tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit, padahal bila saya lihat, di sekitar mesjid masih banyak warga yang membutuhkan hidup masih pas-pasan. Bukankah akan jauh lebih baik, bila dana yang dialokasikan untuk pembangunan menara dipakai untuk membantu mereka warga yang masih sulit dalam hal materi, membantu anak-anak untuk terus sekolah, atau membuat program-program lain dalam mesjid yang bisa membantu warga sekitarnya? Ingat bahwa Rasulullah saw. pernah mengatakan bahwa beliau tidak pernah menyuruh untuk membuat mesjid yang mewah. Saya setuju sekali dengan hal ini, karena mesjid tidak dilihat dari mewahnya, tapi sebagaimana baiknya ia dalam melayani kepentingan umat.

Mungkin yang ada di dekat rumah saya ini tidak begitu signifikan bagi anda pembaca, tetapi mungkin ini hanyalah sebuah sampel acak, yang bisa jadi mewakili tren-tren mesjid yang tersebar di seluruh Indonesia ini.

Tidak jarang kita jumpai bukan, orang yang meminta-minta sumbangan dengan mengatasnamakan pembangunan mesjid, atau mesjid yang dibuat sedemikian mewahnya, padahal mungkin itu semua tidak diperlukan?

Mungkin sebaiknya kita sebagai muslim memikirkan kembali, fungsi dasar mesjid, dan apa yang bisa dilakukannya untuk masyarakat sekitarnya

Posted in UncategorizedTagged

One thought on “Mesjid, harus bagus?

  1. Hmm, btul juga sih dit. Gw pernah berpikiran sama ama lo. This is what i know: dulu menara dibuat biar suara Bilal (yang pada zaman itu biasanya mengumandangkan adzan) bisa kedengeran seluruh kota. yang gw liat sekarang diatas menara cuma buat dudukan speaker xp.

    Tp majid depan rumah gw menaranya banyak fungsinya kok. Selain ada ruangan buat pengurus bisa dipake buat tmpt shalat kalo kita shalat jumat gak kebagian tmpat. hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s