Sebenarnya tulisan ini sudah dibuat sejak sebelum gw berangkat ke Korea, tetapi ternyata tulisan ini entah bagaimana hanya tersimpan di draft saja. Postingan ini hanya sekedar berbagi pengalaman mengenai bagaimana gw membuat visa, mulai dari apply sampai si visa tertempel di paspor.
Mengenai cara apply visa Korea bisa dilihat di website resmi kedutaan besar Korea Selatan (ini). Kedubes Korea terletak di Jalan Thamrin, Jakarta. Tepatnya di lantai 30 gedung kantor The Plaza. Ancar-ancarnya cukup mudah, cukup berhenti di halte busway bundaran HI, dan dengan berjalan sedikit kita sudah sampai di gedung kantornya.
Sekarang kita masuk ke prosedur apply visa. Karena beberapa hal, gw apply visa secara terpisah, jadi gak berbarengan dengan orangtua dan adek gw.
Visa D2
Ini visa yang digunakan untuk para mahasiswa yang akan kuliah di korea dan berlaku untuk tinggal selama 2 tahun. Biaya pembuatannya waktu itu 50 USD (tapi Rupiahnya sekitar 400 ribu kalo ga salah), dan waktu itu visa gw jadi dalam 5 hari kerja. Dokumen yang waktu itu gw bawa adalah
- Formulir aplikasi
- Paspor + Fotokopi paspor
- Fotokopi acceptance letter KAIST
- Kartu keluarga
Formulir aplikasi bisa didownload di website kedubes Korea. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah pas foto yang ditempelkan di formulir aplikasi punya ukuran aneh, yaitu 3.5 x 4.5 cm (warna tidak ditentukan), jadi siap-siap cetak saja. Sebenarnya gw harus melampirkan dokumen keuangan, tapi waktu itu gw lupa menyerahkan fotokopi buku tabungan 3 bulan terakhir (super ngasal :p). Tapi toh gw dapet-dapet aja visa nya. Mungkin karena di acceptance letter KAIST sudah dituliskan mengenai beasiswa yang gw terima, sehingga gw ga harus melampirkan itu.

Visa wisata keluarga
Para wisatawan (baca: keluarga gw) menggunakan visa tipe ini. Biayanya lebih murah, yaitu 30 USD. Visa ini berlaku untuk 90 hari. Waktu gw apply untuk visa ini, waktunya sedikit lebih singkat yaitu 4 hari kerja. Dokumen yang harus dipenuhi meliputi
- Formulir aplikasi
- Paspor + Fotokopi paspor masing-masing anggota keluarga
- Surat keterangan kerja dan SIUP (ini dari kantor)
- Buku tabungan 3 bulan terakhir
- Kartu keluarga
BTW, ada orang-orang yang bilang bahwa pada saat apply kita sudah harus melampirkan rencana perjalanan beserta fotokopi tiket pesawat dan booking hotel. Namun, pada kenyataannya kemarin si visa keluar semua. Apa mungkin karena gw udah punya visa D2 duluan?
Jadi begitulah cerita bagaimana gw kemarin apply visa ke korsel. Semoga ELMMVII yang lain cepat menyusul lalu kita menjajah korea.
Wow belajar di Korea pasti seru. Bhs Korea lancar atau gak? Annyeounghaseyo~!! Hehee.. buat info aja, di Official Fanpage KTO Indonesia kmrn saya lihat sudah ada panduan lengkap gimana apply Visa Korea. Buka aja FBnya, nih linknya: http://www.facebook.com/Koreatourismorganizationindonesiaoffice
Halo salam kenal! Memang belajar di Korea seru, dan pasti ada plus minusnya, tapi untungnya sejauh ini plusnya mengalahkan minusnya hehe. Thanks atas infonya!